Oleh dokter yang biasa merawatnya, seorang koruptor kelas kakap divonis menderita tumor otak. Untuk menyembuhkannya, sang dokter menyarankannya menjalani pembedahan. Kepada pejabat yang berwenang dia lalu mengajukan permohonan untuk menjalaninya di luar negeri.

"Apakah disini kurang dokter bedah, sehingga untuk urusan begini saja Anda harus ke luar negeri?" pejabat tersebut melotot kepadanya.

"Bukan begitu, pak. Di kepala ini tercatat banyak nama-nama pejabat kotor di negeri ini. Saya khawatir, rahasia mereka terbongkar semua. Kalau mereka sampai masuk penjara, siapa yang kemudian akan menjalankan negeri ini?